Hari ini, Sabtu tanggal 15 Januari 2011 kami mendapat kunjungan spesial dari seorang pengusaha muda dari Jakarta. Ya, beliau adalah owner BAKMI GILA yaitu Mas Hendry. Usianya cukup muda, baru 27 tahun. Kebetulan beliau datang bersama dengan istrinya. Kunjungan ke workshop kami telah direncanakan sepekan sebelumnya. Alhamdulillah, ternyata Mas Hendry yang alumni Teknik Industri Universitas Indonesia angkatan tahun 2000 ini orangnya asyik juga diajak ngobrol.
Awalnya beliau mengajak kami berdiskusi soal mesin-mesin pengolahan mie, mulai dari mesin pengaduk adonan, mesin pencetak mie, mesin pengering mie, mesin pencampur bumbu tepung, dll. Lama kelamaan diskusi berlanjut ke topik yang lebih menarik yaitu tentang entrepreneurship. Tanpa terasa diskusi berjalan selama hampir dua jam. Diskusi kami terasa hangat karena kami merasa senasib sepenanggungan. Sama-sama pernah memulai usaha dari kondisi yang serba sulit, serba pas-pasan, hanya modal OPTIMIS dan modal NEKAT akhirnya usaha ini bisa terus melaju hingga kini.
BAKMI GILA kini telah hadir di beberapa kota besar di Indonesia antara lain Aceh, Medan, Jakarta dan Surabaya. Pertumbuhannya cukup pesat. Seperti diakui oleh Mas Hendry dalam situs resminya salah satu kunci mengembangkan usahanya adalah prinsip pelan tapi pasti alias slow but sure. Inilah aliran alamiah yang ingin terus diikuti oleh Mas Hendry beserta timnya. Berbagai penghargaan bergengsi tingkat nasional telah diraih oleh Mas Hendry menjadi modal tersendiri dalam mengembangkan kepercayaan diri dan usahanya.
Akhirnya, kami berharap semoga pertemuan ini menjadi inspirasi bagi para pengusaha muda Indonesia untuk terus berkarya. Membuktikan diri bahwa para pemuda BISA sukses menjadi pengusaha sukses dan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.
Salam SUKSES Selalu... Go Young Entrepreneur Indonesia... Go...

