0341 9481 481 / 081 233 480 480

LiveZilla Live Help

Yuniar Risdiyanto Rizki

Yuniar Risdiyanto Rizki

CEO situsMESIN

Website URL: http://www.situsmesin.com E-mail: This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

Hari ini adalah detik-detik menjelang rilis situs VacuumFrying.com versi yang kedua. Dalam versi yang terbaru ini tim IT kami mempersiapkan banyak hal terkait perbaikan-perbaikan dari sisi UI (user interface) dan UX (user experiecnce) sekaligus dari sisi kontennya.

Kami mengusung desain baru yang lebih ringan, lebih fresh, lebih mudah navigasinya dan lebih lengkap informasinya. Harapannya situs ini akan menjadi rujukan nomer satu tentang mesin vacuum frying dan bisnis keripik buah di Indonesia.

Jadi, silakan tunggu tanggal mainnya...

 

situsMESIN.com adalah sebuah website yang berisi profil perusahaan sekaligus katalog produk online untuk penjualan aneka mesin agroindustri buatan lokal dan mesin pengemas impor. Website ini berfungsi sebagai saluran promosi produk mesin-mesin agroindustri yang kami produksi sendiri dan aneka mesin pengemas untuk men-support beragam bisnis skala UKM, menengah dan industri.

Kami memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan kekuatan internet sebagai daya ungkit usaha menuju tingkat yang lebih tinggi. Website yang user friendly dan search engine friendly, penerapan teknik SEO (search engine optimization) yang terencana dan terarah, optimasi konten melalui kegiatan blogging, dan aktif di social media populer adalah perhatian utama kami dalam merintis, menjalankan, membangun dan mengembangkan bisnis ini.

Proyek pembuatan website situsmesin.com dimulai pada akhir bulan Juni 2007 dan berhasil mengudara/online sejak tanggal 01 Oktober 2007. Sebenarnya ide pembuatan website ini secara tidak sengaja saya temukan pada akhir tahun 2006. Saat itu salah seorang kolega saya di Pekanbaru, Riau mencari sebuah mesin produksi keripik buah (vacuum frying) untuk bisnis UKM yang akan dirintisnya. Menurut informasi yang diperolehnya dari internet salah satu produsen mesin vacuum frying berada di kota tempat saya tinggal, Malang. Waktu itu saya diminta mengecek keberadaan perusahaan tersebut dan membantu proses pemesanan hingga pengiriman ke tempat beliau.

Nah, dari sinilah saya melihat adanya peluang bisnis penjualan via internet untuk produk mesin-mesin agroindustri dan aneka mesin pengemas untuk men-support bisnis UKM. Saya pun kemudian melakukan sejumlah penelitian kecil untuk menelisik sampai sejauh mana peluang dan tantangan bisnis di bidang ini, mempelajari bagaimana pola permintaan konsumennya, mencari tahu siapa saja kompetitornya, mata rantai bisnis ini mulai hulu hingga hilir, dan lain sebagainya. Hingga tiba pada satu kesimpulan bahwa peluang bisnis ini memang layak untuk ditekuni dan perlu.

Sampai disini saya masih belum merasa perlu untuk segera terjun pada bisnis ini. Hingga suatu ketika saya mengalami kegagalan bisnis pada awal tahun 2007. Bisnis franchise merk donat lokal yang saya rintis sejak tahun 2004 mengalami pailit karena mis manajemen dan beberapa faktor eksternal lainnya. Modal yang saya miliki terkuras habis dengan meninggalkan hutang yang banyak dimana-mana. Puluhan juta Rupiah piutang dagang yang tak tertagih di beberapa orang tenaga penjual (salesman) semakin melengkapi kisah kegagalan saya dan membuat kondisi bertambah runyam.

Di tengah-tengah kondisi carut marut seperti inilah saya mulai melihat satu-satunya peluang untuk kembali bangkit dari peluang bisnis yang pernah saya riset pada akhir tahun 2006. Saya mulai meyakini kekuatan internet sebagai alat bantu promosi yang powerfull. Saya temukan lagi semangat dan passion saya karena bidang bisnis ini ternyata juga sesuai dengan minat saya. Akhirnya dengan kondisi yang serba terbatas saya menemukan kembali momentum untuk bangkit dari keterpurukan. Jadi, satu-satunya alasan logis saya terjun dalam bisnis ini adalah the power of kepepet. Segala macam bentuk tantangan, hambatan, kekurangan dan kelemahan yang saya miliki terlihat begitu kecil. Tiba-tiba saja muncul keberanian yang begitu besar karena terdorong dari kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi.

Bermodalkan kepercayaan dari seorang teman produsen mesin-mesin agroindustri saya mulai merintis usaha penjualan mesin via internet. Saya mulai membentuk tim pembuatan website situsmesin.com, mengerjakan proses pembuatannya selama tiga bulan dan memulai bisnis ini secara online dengan modal hanya Rp. 150 ribu untuk sewa domain dan hosting selama setahun.

Versi pertama website ini lebih menekankan pada konsep promosi produk melalui katalog produk yang dipublikasikan secara online. Beragam produk mesin agroindustri dan cara-cara pemesanannya menjadi konten utama di dalamnya. Kami memilih Google sebagai sarana promosi yang relatif mudah, murah bahkan gratis dan powerfull. Akhirnya kami pun mempelajari, mendalami dan mempraktekkan teknik SEO yang baik dan benar dalam website kami.

Ternyata upaya ini butuh waktu dan tidak langsung menghasilkan. Saya merasakan betul naik turunnya semangat dalam proses ini. Sejak dirilis pada tanggal 01 Oktober 2007 website ini belum benar-benar menghasilkan. Sampai akhirnya pada bulan Juli 2008 kami mendapatkan penjualan perdana dari website ini. Sembilan bulan lamanya upaya optimasi yang dilakukan tim saya benar-benar membuahkan hasil. Dan kami telah membuktikan bahwa Google adalah sarana promosi yang mudah, murah dan powerfull untuk pebisnis pemula seperti saya. Sejak saat itulah website kami selalu menduduki posisi awal di halaman pertama untuk kata kunci yang berkaitan dengan mesin agroindustri.

Fungsi utama dari website versi pertama ini saya maksimalkan dengan melakukan upaya SEO secara terarah dan terencana, merespon setiap email yang masuk dengan cepat dan tepat hingga membuka layanan chatting, telpon dan SMS non stop 24 jam.

Menyadari brand kami terus tumbuh dan dikenali oleh semakin banyak konsumen maka sedikit demi sedikit saya dan tim mulai melakukan perubahan, perbaikan dan penyempurnaan pada sistem online dan offline bisnis kami. Hingga pada pertengahan tahun 2009 kami merilis website situsmesin.com versi kedua.

Konsep desain, fitur dan konten produk pada versi kedua ini lebih lengkap dan menarik. Kami mulai melakukan aktifitas blogging dengan membuat website dengan konsep blog (http://situsmesin.net). Website ini senantiasa terhubung dan terintegrasi dengan website utama situsmesin.com.

Selain berisi katalog produk online, website versi kedua ini dilengkapi dengan informasi tentang profil perusahaan, klien-klien kami dan beragam artikel menarik seputar kegiatan kami, teknologi terbaru di bidang mesin agroindustri dan mesin pengemas serta informasi tentang peluang bisnis UKM.

Sampai pada tahap ini brand kami semakin dikenal luas oleh khalayak ramai. Jumlah kunjungan website mulai meningkat tajam, respon konsumen via chatting, email, telpon dan SMS juga meningkat. Dan yang lebih menggembirakan lagi kami pun mendapatkan pesanan perdana dari luar negeri (Malaysia). Respon dari konsumen lokal pun tak kalah menggembirakan. Kami mulai mendapatkan pesanan mesin dari pelosok-pelosok nusantara mulai dari Aceh hingga Papua. Sehingga omzet penjualan pun ikut terkatrol.

Pada tahun 2010 kami masih bertahan dengan website versi kedua ini dan mendapatkan respon yang lebih banyak lagi dari konsumen dalam negeri dan luar negeri. Pada tahun ini kami mendapatkan pesanan mesin dari pembeli di Swedia dan mendapatkan kesempatan sekali lagi untuk mengekspor mesin ke sebuah universitas pertanian terkemuka di Nigeria.

Aktifitas SEO dan blogging menjadi kegiatan rutin saya dan tim di dunia online. Meskipun social media sudah mulai tumbuh dan berkembang sejak tahun 2009 namun kami masih menyandarkan aktifitas utama kami pada kegiatan SEO dan blogging. Dengan omzet yang terus meningkat dan permintaan konsumen yang juga meningkat dibandingkan tahun sebelumnya maka pada awal tahun 2010 kami mulai membentuk divisi baru khusus untuk produksi. Kami membuka workshop pembuatan mesin-mesin agroindustri dengan formasi awal sepuluh orang tenaga teknis dan tiga orang tenaga ahli. Kami pun mulai mengerjakan pesanan mesin di workshop kami sendiri. Spesialisasi kami adalah pembuatan mesin-mesin agroindustri berbahan dasar plat stainless steel food grade dengan pengelasan argon.

Pada akhir bulan Juni 2011 kami berhasil merilis website versi ketiga. Pada versi yang ketiga ini kami berusaha tampil baru lebih fresh, simple dan inspiring. Tim kami mulai memberikan perhatian detail kepada desain logo yang menarik, pemilihan warna branding yang lebih berkesan, pembuatan situs mobile (mobile site dengan alamat http://m.situsmesin.com), user interface (UI) dan user experience (UX) yang lebih baik, navigasi yang lebih mudah, sistemisasi konten dengan CMS (content management system), integrasi dengan social media dan fitur-fitur baru yang lebih lengkap.

Kegiatan blogging yang selama ini dilakukan di beberapa website juga mulai diintegrasikan dalam satu sistem blog network yang beralamat di http://situsmesin.net. Secara khusus kami juga mulai memasuki kanal social media sebagai sarana promosi baru yang layak dicoba dan perlu. Berikut ini informasi link kami di social media:

Facebook: http://facebook.com/situsmesin

Facebook Fan Page: http://facebook.com/situsmesin.net

Twitter: http://twitter.com/situsmesin

LinkedIn: http://linkedin.com/in/situsmesin

YouTube Channel: http://youtube.com/user/cssitusmesin

Hasil nyata dari upaya yang dilakukan pada website versi ketiga ini adalah kami kembali mendapatkan pesanan mesin dari luar negeri. Tidak tanggung-tanggung kali ini kami mendapatkan pesanan mesin dari Hungaria dan Malaysia. Beberapa konsumen lama pun banyak yang mengontak dan mulai melakukan repeat order.

Saat ini kami mengelola bisnis situsmesin.com bersama 6 orang personil di bagian marketing dan 25 orang personil di bagian produksi. Dengan sebuah ruko sebagai pusat kegiatan marketing, perkakas kerja yang lebih lengkap dan area workshop seluas 480 m2 kami siap menerima dan melayani pesanan pembuatan mesin-mesin agroindustri dan mesin pengemas untuk men-support beragam bisnis skala UKM, menengah dan industri dari seluruh nusantara dan mancanegara.

Pengalaman saya adalah contoh nyata dari sebuah bisnis yang dirintis dari nol yang kemudian bisa berjalan dan berkembang pesat dengan memanfaatkan kekuatan teknologi informasi dan internet. Semoga artikel ini mampu menambah wawasan pengetahuan dan memberikan inspirasi bagi siapa saja khususnya para pelaku UKM agar selalu kreatif dan inovatif dalam menciptakan terobosan baru untuk meningkatkan level usahanya.

Mari kita dukung sepenuhnya Gerakan Bisnis Lokal Go Online...

NB: Daftar Top 50 UKM Go Online 2012 silahkan klik link ini Top 50 UKM di Dunia Online dari Majalah Marketeers.

Berikut ini adalah pidato Bpk. Muhammad Yunus, sang pelopor mikrokredit, seorang peraih hadiah Nobel Perdamaian tahun 2006. Pidato ini dibawakan pada saat upacara wisuda di MIT tanggal 6 Juni 2008.

Selamat pagi.

Merupakan sebuah kehormatan bagi saya untuk berbicara pada upacara wisuda di institusi yang prestisius ini.

Sungguh perasaan yang mengagumkan berada di sini hari ini. Bersama Anda semua, bagian dari pikiran-pikiran paling cemerlang di dunia, tepat pada saat Anda memutuskan jalan mana yang akan Anda tempuh dalam hidup. Anda merepresentasikan masa depan dunia ini. Pilihan yang Anda putuskan untuk diri Anda sendiri akan menentukan nasib umat manusia. Akan selalu seperti itu. Terkadang kita menyadari hal itu, tapi seringnya tidak. Saya harap Anda akan tetap menyadarinya dan mempersembahkan karya yang membuat Anda diingat bukan hanya sebagai generasi yang kreatif tapi sebagai generasi kreatif yang memiliki kesadaran sosial (socially-conscious creative generation). Cobalah.

Saya tidak pernah membayangkan bahwa hidup saya akan bermanfaat bagi yang lainnya. Namun, di usia 17-an, dengan rasa frustasi dengan situasi ekonomi yang sangat buruk di Bangladesh, saya memutuskan untuk mencoba apakah saya dapat membuat diri saya berguna bagi satu orang miskin dalam sehari di desa dekat kampus universitas tempat saya mengajar. Saya menemukan diri saya dalam keadaan yang tidak familiar. Saya harus menemukan jalan keluar. Karena saya tidak memiliki peta, saya bersandar pada insting dasar untuk melakukannya. Setiap saat saya dapat mundur dari jalan yang tidak jelas ini, tapi saya tidak melakukannya. Saya tetap berjalan menemukan jalan saya sendiri. Beruntung, di akhir, saya menemukannya. Itu adalah mikrokredit dan Grameen Bank.

Sekarang, ketika saya membayangkannya kembali, saya dapat berkelakar tentang itu. Saat orang-orang bertanya, “Bagaimana Anda membuat semua aturan dan prosedur  yang sekarang dikenal sebagai sistem Grameen?” Jawaban saya adalah: “Itu sangat mudah dan sederhana. Saat saya membutuhkan sebuah aturan atau prosedur dalam pekerjaan kami, saya hanya melihat pada bank konvensional dan melihat apa yang mereka lakukan pada situasi yang sama. Saya pelajari apa yang mereka lakukan dan saya lakukan kebalikannya. Itulah cara kami membuat aturan kami. Bank konvensional mendatangi orang kaya, kami mendatangi orang miskin; aturan mereka adalah ‘semakin banyak yang anda miliki, semakin banyak yang anda dapatkan.’ Maka aturan kami adalah—‘makin sedikit yang anda miliki, makin besar perhatian yang anda dapatkan. Jika anda tidak memiliki apa-apa, anda mendapatkan prioritas tertinggi.’ Mereka meminta jaminan, kami membebaskannya, seperti kami tidak pernah mendengar apa-apa tentang itu. Mereka membutuhkan pengacara dalam menjalankan bisnis mereka, kami tidak. Tidak ada pengacara yang terlibat dalam setiap transaksi pinjaman kami. Mereka dimiliki oleh yang kaya, kami dimiliki oleh yang termiskin, the poorest women to boot. Saya dapat terus menambahkan ke dalam daftar ini untuk menunjukkan bagaimana Grameen melakukan berbagai hal dengan cara yang sebaliknya.”

Apakah ini merupakan kebijakan yang sistematis – dengan melakukan kebalikannya? Tidak. Tetapi itulah yang membuat ini dapat berjalan pada akhirnya, karena tujuan kami berbeda. Saya bahkan tidak menyadarinya sampai seorang bankir senior mengingatkan saya dengan mengatakan: “Dr. Yunus, Anda mencoba menempatkan sistem perbankan dengan terbalik.” Saya langsung setuju dengannya. Saya bilang: “Ya, karena sistem perbankan berdiri di atas kepalanya.”

Saya tidak dapat melihat kezaliman para lintah darat di desa ini. Pertama saya meminjamkan uang untuk menggantikan pinjaman dari lintah darat. Lalu saya pergi ke bank untuk meminta mereka meminjamkan uang kepada orang-orang miskin. Mereka menolak.

Setelah berbulan-bulan saya menemui jalan buntu saya meyakinkan mereka dengan menawarkan diri saya sendiri sebagai penjamin. Inilah bagaimana mikrokredit lahir di tahun 1976. Hari ini Grameen Bank meminjamkan uang kepada 7,5 juta peminjam, 97%-nya wanita. Mereka yang memiliki bank. Bank telah meminjamkan $7 miliar di Bangladesh sampai sejauh ini. Secara global, 130 juta keluarga miskin menerima mikrokredit. Bahkan bank tidak berubah banyak. Mereka tidak keberatan mengeluarkan satu triliun dollar dalam sub-prime crisis, tapi mereka masih tidak mau meminjamkan US$ 100 kepada seorang wanita miskin walaupun faktanya pinjaman seperti itu secara umum memiliki catatan pengembalian mendekati 100%.

Saat fokus pada mikrokredit, kami melihat perlunya bentuk intervensi lain untuk menolong penduduk pedesaan, secara umum, dan masyarakat miskin, secara khusus. Kami mencoba melakukan intervensi di sektor kesehatan, teknologi informasi, energi terbarukan, dan beberapa sektor lainnya.

Karena kami bekerja dengan wanita miskin, isu kesehatan dengan cepat menarik perhatian kami. Kami menawarkan asuransi kesehatan. Kami dapat sukses mengembangkan program kesehatan yang efektif melalui asuransi kesehatan, tapi tidak dapat mengembangkan program ini karena keterbatasan tenaga dokter. Para dokter enggan tinggal di pedesaan. (Ini menjadi kendala besar sehingga kami memutuskan untuk membuat sekolah medis untuk menghasilkan dokter.) Melalui program ini, seorang penduduk membayar US$ 2.00 per tahun sebagai premi asuransi, untuk mendapatkan perlindungan kesehatan untuk seluruh anggota keluarga. Ini berjalan berkesinambungan secara finansial.

Saya menjadi sangat percaya pada kekuatan teknologi informasi untuk mengubah kehidupan masyarakat miskin. Ini mendorong saya untuk membuat perusahaan telepon selular yang dinamakan Grameen Phone. Kami membawa telepon ke desa-desa di Bangladesh dan memberikan pinjaman kepada wanita miskin untuk membeli telepon selular sehingga mereka dapat menjual jasa mereka dan menghasilkan uang. Program ini langsung berjalan sukses.

Tujuh puluh persen penduduk Bangladesh tidak memiliki akses listrik. Kami ingin menjawab isu ini dengan memperkenalkan solar home system di pedesaan. Kami menciptakan perusahaan terpisah yang dinamakan Grameen Shakti atau Grameen Energy. Perusahaan tersebut menjadi sangat sukses dalam mempopulerkan solar home system, bio-gas, dan kompor masak ramah lingkungan. Sudah ada 155.000 rumah yang menggunakan solar home system, dan ditargetkan mencapai satu juta rumah di tahun 2012. Begitu kami menciptakan berbagai perusahaan dalam bidang energy terbarukan, teknologi informasi, tekstil, pertanian, peternakan, pendidikan, kesehatan, keuangan, dsb, saya penasaran mengapa bisnis konvensional tidak melihat bisnis seperti kami melihatnya. Mereka memiliki tujuan yang berbeda dengan kami. Kami merancang bisnis kami dengan suatu cara, mereka merancang dengan cara yang lain.

Bisnis konvensional didasarkan pada kerangka teori yang dihasilkan oleh para perancang sistem ekonomi kapitalis. Dalam kerangka ini, bisnis harus menjadi entitas yang memaksimalkan keuntungan. Semakin agresif sebuah bisnis mengejar keuntungan, semakin baik sistem berfungsi – kita diberitahu seperti itu. Semakin besar keuntungan, semakin sukses bisnis tersebut; semakin bahagia para investor. Dalam pekerjaan saya tidak pernah terjadi pada saya bahwa saya harus memaksimalkan keuntungan. Semua perjuangan saya adalah untuk membawa setiap perusahaan saya kepada level paling tidak, dapat berkelanjutan secara mandiri. Saya mendefinisikan misi bisnis saya dengan cara yang berbeda dengan bisnis-bisnis tradisional.

Begitu saya melakukannya, ternyata saya sedang melawan prinsip dasar sistem kapitalis – maksimalisasi keuntungan. Karena saya berkomitmen untuk mencari solusi saya sendiri untuk mencapai misi bisnis saya, saya sama sekali tidak melihat yang sudah ada. Fokus saya satu-satunya adalah memastikan apakah jalan yang saya tempuh membawa saya pada tempat yang saya tuju. Saat itu berhasil saya merasa sangat bahagia. Saya tahu bahwa maksimalisasi keuntungan membuat orang senang. Saya tidak memaksimalkan keuntungan, tetapi bisnis saya benar-benar menjadi sumber kebahagiaan saya. Jika Anda melakukan apa yang saya lakukan, Anda juga akan merasa sangat bahagia! Saya yakin bahwa maksimalisasi keuntungan bukanlah satu-satunya sumber kebahagiaan dalam bisnis. ‘Bisnis’ telah diinterpretasikan terlalu sempit dalam kerangka kapitalisme yang sekarang ada. Interpretasi ini didasarkan pada asumsi bahwa manusia itu satu dimensi. Kebahagiaannya akan bisnis berhubungan dengan besarnya keuntungan keuntungan yang dia ciptakan. Dia tampil seperti robot pembuat uang.

Tetapi kita semua tahu bahwa manusia yang sebenarnya adalah makhluk multidimensional. Tidak satu-dimensional seperti diasumsikan teori mereka. Untuk manusia yang sebenarnya, menghasilkan uang adalah tujuan antara, bukan akhir. Tetapi bagi pebisnis dalam teori yang ada sekarang, menghasilkan uang merupakan tujuan akhir. 

Interpretasi sempit ini telah menimbulkan banyak kerusakan. Semua pebisnis di seluruh dunia telah mengimitasi pebisnis satu-dimensional sepersis mungkin untuk memastikan mereka mendapatkan sebanyak-banyaknya dari sistem kapitalis. Jika Anda adalah pebisnis, Anda harus menggunakan kacamata maksimalisasi-keuntungan setiap saat. Sebagai hasilnya, yang Anda lihat di dunia ini hanyalah kesempatan meningkatkan keuntungan. Permasalahan penting yang kita hadapi di dunia tidak dapat diselesaikan karena mata maksimalisasi-keuntungan tidak dapat melihatnya.

Kita dapat dengan mudah memformulasikan kembali konsep pebisnis tadi untuk mendekatkannya kembali kepada manusia yang sebenarnya. Untuk memahami ke-multidimensional-an manusia kita dapat mengasumsikan bahwa terdapat dua sumber kebahagiaan yang berbeda di dalam dunia bisnis

  1. Memaksimalkan keuntungan, dan
  2. Mencapai beberapa tujuan sosial yang direncanakan.

Karena terdapat pertentangan yang jelas di antara kedua tujuan tersebut, dunia bisnis haruslah dibangun oleh dua jenis bisnis yang berbeda:

  1. Bisnis yang memaksimalkan keuntungan, dan
  2. Bisnis sosial.

Tipe kebahagiaan spesifik akan datang dari tipe bisnis yang spesifik.

Maka seorang investor akan memiliki dua pilihan – dia dapat berinvestasi pada salah satu atau keduanya. Perkiraan saya kebanyakaan orang akan berinvestasi pada keduanya dalam proporsi yang bervariasi. Ini berarti orang akan menggunakan dua kacamata – kacamata maksimasi-keuntungan dan kacamata bisnis sosial. Ini akan membawa perubahan yang besar di dunia. Pebisnis yang memaksimalkan keuntungan akan terkejut melihat bagaimana dunia akan terlihat berbeda ketika mereka melepas kacamata maksimasi-keuntungan dan mengenakan kacamata bisnis-sosial. Dengan melihat dunia dari dua perspektif yang berbeda, para pengambil keputusan bisnis akan dapat memutuskan dengan lebih baik, membuat tindakan lebih baik, dan keputusan dan tindakannya akan mengantarkan pada dunia yang lebih baik.

Saat saya bertanya-tanya apakah ide bisnis sosial ini masuk akal bagi dunia korporasi, saya mendapatkan kesempatan untuk berbicara pada pimpinan Danone Group Mr. Franck Riboud tentang hal ini. Ia langsung menganggap ide ini masuk akal. Bersama, kami menciptakan perusahaan Grameen Danone sebagai bisnis sosial di Bangladesh. Perusahaan ini memproduksi yoghurt yang diperkaya dengan mikro-nutrisi yang tidak dimiliki oleh anak-anak kekurangan nutrisi di Bangladesh. Karena ini bisnis sosial, Grameen dan Danone, tidak akan pernah mengambil dividen melebihi investasi awal. Yang menjadi perhatian perusahaan adalah berapa banyak anak yang mengatasi kekurangan gizi setiap tahunnya.

Inisiatif berikutnya datang dari Credit Agricole of France. Kami menciptakan Grameen Credit Agricole Microfinance Foundation untuk menghasilkan bantuan finansial kepada organisasi mikrofinansial dan bisnis sosial.

Kami menciptakan perusahaan air kecil untuk menghasilkan air minum berkualitas tinggi di sebuah kluster pedesaan di Bangladesh. Ini merupakan perusahaan join ventura dengan Veolia, perusahaan air terkemuka di dunia. Bangladesh memiliki masalah air minum yang buruk . Di sebagian besar wilayah Bangladesh, tubewell air sudah terkontaminasi arsen sangat tinggi, permukaan air tercemar. Perusahaan bisnis sosial ini akan menjadi prototipe dalam menyuplai air minum yang aman secara berkelanjutan dan terjangkau oleh masyarakat yang mengalami krisis air. Sekali hal ini terlaksana, ini akan bisa direplikasi di desa lainnya, di dalam dan luar Bangladesh.

Kami sudah berhasil mendirikan sebuah rumah sakit mata spesialis operasi katarak, dengan kapasitas dapat menangani 10.000 operasi per tahun. Ini merupakan perusahaan bisnis sosial join ventura dengan Green Children Foundation yang didirikan oleh dua penyani di awal tahun duapuluhan, Tom dan Milla, dari Inggris dan Norwegia.

Kami telah menandatangani kesepakatan join ventura dengan Intel Corporation, untuk menciptakan perusahaan bisnis sosial bernama Grameen-Intel untuk membawa pelayanan berbasis teknologi informasi kepada masyarakat miskin dalam bidang kesehatan, pemasaran, pendidikan dan pengiriman uang.

Kami pun menandatangani kesepakatan join ventura bisnis sosial dengan Saudi German Hospital Group untuk membangun beberapa rumah sakit di Bangladesh.

Lebih banyak lagi perusahaan dari seluruh dunia menunjukkan ketertarikannya dalam join ventura bisnis sosial seperti ini. Perusahaan sepatu terkemuka ingin menciptakan bisnis sosial untuk memastikan tidak ada orang yang bepergian tanpa sepatu. Sebuah perusahaan farmasi terkemuka berkeinginan membentuk perusahaan join ventura bisnis sosial untuk memproduksi suplemen gizi yang cocok bagi ibu hamil dan wanita muda Bangladesh, dengan harga termurah yang mungkin.

Kami juga sedang dalam diskusi untuk meluncurkan perusahaan bisnis sosial untuk memproduksi anti nyamuk kimia untuk melindungi masyarakat Bangladesh dan Afrika dari malaria dan nyamuk penular penyakit lainnya.

Generasi muda dapat memberikan tenaga baru dalam upaya mengubah arah dunia ini. Kalian bisa menjadi generasi kreatif yang berkesadaran sosial yang dinantikan oleh dunia ini. Anda dapat memberika kreatifitas Anda untuk merancang bisnis sosial yang brilian untuk mengatasi kemiskinan, penyakit, kerusakan lingkungan, krisis pangan, penipisan sumber daya alam, dsb. Setiap orang dari kalian memiliki kemampuan untuk mengubah dunia (Each one of you is capable of changing the world). Untuk memulai semua itu, yang setiap orang dari kalian harus lakukan adalah merancang business plan untuk bisnis sosial. Setiap prototipe dari bisnis sosial dapat berupa bisnis kecil yang cantik. Namun, jika itu bekerja dengan baik, seluruh dunia dapat dirubah dengan mereplikasinya di ribuan lokasi.

Pengembangan prototipe adalah kuncinya. Dalam merancang suatu prototipe, apa yang kita butuhkan adalah pemikiran kreatif berorientasi sosial. Bisa jadi ada di salah satu di antara kalian. Tidak peduli apa yang Anda lakukan dalam hidup Anda, jadikan itu sebagai titik tolak untuk merancang atau bergabung dengan setidaknya satu bisnis sosial untuk menyelesaikan satu masalah yang paling menyedihkan bagi Anda. Jika Anda punya rancangan dan uang, maju dan lakukanlah. Jika Anda punya rancangan tetapi tidak punya uang, hubungi dekan Anda – dia akan menemukan uangnya. Saya belum pernah mendengar bahwa MIT memiliki masalah dalam mencari uang saat memiliki hot idea di tangannya. MIT bahkan mampu menciptakan pendanaan bagi pengembangan bisnis sosial dalam mengantisipasi permintaan Anda.

Saya dapat mengatakan dengan sangat empatik kepada Anda bahwa dalam konteks kapasitas manusia, tidak ada perbedaan antara orang miskin dengan orang yang berada. Semua manusia diciptakan beserta potensi yang tak terbatas. Tak terkecuali orang miskin. Tetapi dunia di sekeliling mereka tidak pernah memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengetahui bahwa setiap orang dari mereka membawa bakat yang menakjubkan. Bakat tersebut masih tidak diketahui dan terbungkus. Tantangan kita adalah untuk menolong orang-orang miskin mengeluarkan bakatnya.

Kemiskinan tidak diciptakan oleh orang-orang miskin, melainkan diciptakan oleh sistem. Kemiskinan merupakan an artificial imposition on people. Sekali Anda terjatuh keluar dari sistem, sistem itu akan bekerja melawan Anda. Itu membuat Anda akan sangat sulit untuk kembali ke dalam sistem.

Bagaimana kita mengubah ini? Darimana kita memulai?

Tiga intervensi dasar akan membuat perubahan besar dalam sistem yang ada:

  1. Memperluas konsep bisnis dengan memasukkan “bisnis sosial” ke dalam kerangka pasar, 
  2. Menciptakan pelayanan finansial dan kesehatan yang inklusif yang dapat dijangkau oleh setiap orang di planet ini, 
  3. Merancang perangkat teknologi informasi yang sesuai, dan pelayanan-pelayanan untuk masyarakat paling bawah dan buatlah agar mudah dijangkau oleh mereka.

Generasi Anda memiliki kesempatan untuk memutus masa lalu dan menciptakan dunia baru yang indah. Kita melihat masalah yang diakibatkan oleh sifat individualistis terus berkembang dan secara agresif mengakumulasi ekonomi. Jika kita membiarkan itu terjadi tanpa ada perubahan serius, kita akan segera mencapai titik dimana kita tidak bisa kembali. Di antara hal lainnya, ekonomi tipe ini sudah serius mengancam planet kita melalui distorsi iklim. Pikiran yang hanya mengejar keuntungan telah membuat kita lupa bahwa planet ini adalah rumah kita; bahwa kita harus membuatnya aman dan indah, bukan membuatnya lebih tidak-layak-huni setiap harinya dengan mengampanyekan gaya hidup yang mengabaikan semua peringatan keselamatan.

Pada titik ini, izinkan saya memberi Anda kabar baik. Tidak peduli seberapa parah permasalahan ini terlihat, jangan kalah karena besarnya masalah. Masalah besar sering kali merupakan gabungan dari masalah-masalah kecil. Selesaikanlah komponen yang terkecil dari masalah. Maka masalah besar itu akan menjadi masalah kecil, dan Anda dapat menyelesaikannya dengan mudah. Anda akan dikejutkan dengan mengetahui seberapa banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menyelesaikannya. Anda dapat menjinakkannya atau menghilangkannya dengan berbagai tindakan ekonomi dan sosial, termasuk bisnis sosial. Lakukan tindakan yang paling efisien dalam kondisi tersebut. Menyelesaikan masalah besar tidak harus selalu melalui tindakan besar, atau inisiatif global atau bisnis besar. Itu dapat dimulai dengan tindakan yang kecil. Jika Anda melakukannya segera, itu dapat berkembang menjadi tindakan global dalam waktu singkat. Bahkan masalah terbesar dapat dipecahkan dengan intervensi kecil yang dirancang dengan baik. Di situlah di mana Anda dan kreativitas Anda digunakan. Intervensi ini dapat sedemikian kecil sehingga setiap orang dari Anda dapat menyelesaikan masalah itu dari garasi Anda. Jika Anda memiliki satu atau dua teman untuk bekerja bersama, itu akan jauh lebih baik. Dan dapat menyenangkan juga.

Anda lahir di zaman ide-ide. Ide adalah sesuatu yang seorang lulusan MIT tidak akan kehabisan. Pertanyaan yang ingin kuutarakan sekarang – apa manfaat yang ingin Anda buat dari mereka (ide-ide itu)? Menghasilkan uang dengan menjual atau menggunakan ide-ide Anda? Atau mengubah dunia dengan ide-ide Anda? Atau keduanya? Terserah Anda untuk memutuskan.

Ada dua tugas yang jelas berada di hadapan Anda

  1. Untuk menghilangkan kemiskinan di dunia sekali untuk semua, dan 
  2. Untuk mengarahkan dunia di jalur yang benar untuk memperbaiki semua kerusakan yang telah kita lakukan terhadap lingkungan akibat ketidakpedulian dan keegoisan kita.

Waktunya tepat. Inisiatif Anda dapat menghasilkan hasil yang besar, bahkan mengantarkan Anda untuk meraih tujuan-tujuan ini. Maka generasi Anda akan menjadi generasi paling sukses dalam sejarah umat manusia. Anda akan mengajak cucu Anda ke museum kemiskinan dengan penuh kebanggaan bahwa generasi Anda akhirnya telah berhasil.

Selamat, karena telah menjadi bagian dari generasi yang memiliki ruang kemungkinan yang menggairahkan, dan selamat lagi kepada Anda semua untuk keberhasilan Anda di masa depan dalam menciptakan dunia baru di mana semua orang di planet ini dapat berdiri tegak sebagai manusia.

Terima kasih.

Keterangan:

Teks yang diberi garis bawah adalah hal-hal yang menurut saya perlu menjadi perhatian kita bersama. Semoga bermanfaat...

Hari Kamis, 15 September 2011 kemarin kami menerima kunjungan Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Polewali Mandar, propinsi Sulawesi Barat Bpk. Syahruddin Haruna.  Rombongan beliau berjumlah empat orang. Kunjungan dinas ini adalah kali kedua sejak yang pertama beliau berkunjung ke tempat kami pada bulan Maret 2011.Pada kunjungan dinas bulan Maret 2011 yang lalu beliau kami ajak meninjau kegiatan beberapa UKM di Kab. Malang dan Kota Batu. Pertama, proses pengolahan keripik buah pada salah satu UKM rekanan kami di kecamatan Junrejo, Kota Batu. Kedua, proses pengolahan keju Mozarella dan Yoghurt pada salah satu klien kami di desa Tlekung, kecamatan Junrejo, Kota Batu. Ketiga, meninjau kegiatan peternakan sapi perah di desa Beji, Kota Batu dan terakhir meninjau peternakan kambing Boer di Laboratorium Fapet, Universitas Brawijaya di Kec. Dau, Kab. Malang.

Nah, pada kunjungan yang kedua ini selain meninjau kegiatan produksi mesin di workshop kami beliau dan rombongan kami ajak ke salah satu mitra kerja kami di Kec. Nongkojajar, Kab. Pasuruan. Di Nongkojajar beliau meninjau salah satu kegiatan produksi pada peternakan sapi perah berkapasitas 200 ekor. Beliau melihat langsung bagaimana proses pemerahan sapi menggunakan mesin perah portable hingga proses pre-treatment susu segar sebelum dikirim ke pabrik susu Nestle. Pre-treatment susu segar dengan mesin pengolahan susu sebelum dikirim ke pabrik susu adalah pendinginan pada instalasi bulk cooler pada suhu maksimal 5 derajat Celcius.

Setelah meninjau peternakan di Nongkojajar ini beliau kami ajak melihat proses pengolahan susu segar menjadi produk susu siap konsumsi di KUD Susu Dau, Kab. Malang. Di tempat ini susu segar dari anggota KUD diproses dengan mesin pengolahan susu menjadi susu segar untuk dikirim ke pabrik Nestle dan susu siap konsumsi yang dikemas dalam kemasan cup. Secara umum beliau dan rombongan sangat terkesan dengan kunjungan ini. Apresiasi dari rekanan kami dalam menyambut dan menjelaskan proses produksinya cukup baik sehingga banyak informasi yang diperoleh oleh Bapak Kepala Dinas dan rombongan. Hal ini tentu sangat berguna bagi beliau karensa seperti diketahui bersama bahwa Sulawesi Barat adalah sebuah propinsi baru hasil pemekaran wilayah dan hasil kebijakan otonomi daerah di Sulawesi.

Sekian dulu informasi dari kami. Tidak hanya Kepala Dinas, Anda pun bisa mengunjungi workshop kami di Malang. Silahkan buat janji dengan tim kami, dengan senang hati kami akan membantu Anda.

 

Selang beberapa hari sejak launching situsMESIN dot com versi ketiga, tim IT kami kembali merilis fitur terbaru kami yaitu situsMESIN.com versi mobile. Salah satu hal yang melatarbelakangi pembuatan mobile site situsMESIN adalah adanya data pertumbuhan jumlah pengguna smartphone dan featured phone di Indonesia yang semakin meningkat. Dan tekad kami yang ingin hadir lebih dekat dalam genggaman Anda membuat kami semakin bersemangat untuk membuat kreasi selanjutnya pada versi mobile.

Hasil Testing Mobile Site
Kami sudah melakukan testing pada telepon genggam dengan sistem operasi Blackberry OS, Symbian OS, Android dan IOS (iPhone). Dan hasilnya menurut kami cukup memuaskan. Memang banyak sekali fitur-fitur yang 'terpaksa' kami pangkas dalam versi mobile ini. Tapi dari sisi user interface (UI) dan user experience (UX) tetap kami perhatikan kesesuainnya untuk Anda.

Untuk mengakses situsMESIN dari telepon genggam Anda cukup ketikkan teks situsmesin.com saja. Sistem kami akan secara otomatis mengarahkan kunjungan Anda pada situsMESIN.com versi mobile (http://m.situsmesin.com). Teknologi ini sama persis dengan teknologi yang digunakan oleh situs-situs terkenal seperti facebook.com, detik.com, republika.co.id, dll. yang dapat mendeteksi secara otomatis gadget yang digunakan pengunjung untuk mengakses situs mereka. Jadi jika Anda mengakses situsmesin.com dari laptop atau PC Anda maka yang muncul adalah versi desktop. Dan apabila Anda mengakses situsmesin.com dari telepon genggam Anda (merk apa saja) maka yang akan Anda lihat adalah situsmesin versi mobile.

Sebulan sejak dirilis, data statistik menunjukkan bahwa selama bulan Juli 2011 terdapat 8.148 kunjungan dengan 3.889 pengunjung unik (unique visitors). Satu orang pengunjung rata-rata 2,09 kali melakukan kunjungan selama sebulan. Dan apabila diambil rata-rata maka jumlah pengunjung yang mengunjungi situsMESIN lewat telepon genggamnya adalah sebanyak 262 kunjungan per hari. Angka ini sudah hampir menyamai rata-rata jumlah pengunjung situsMESIN versi desktop yaitu sebanyak 326 kunjungan per hari. Lumayan sebagai langkah awal untuk membuat kreasi selanjutnya.

Biar ndak penasaran, silahkan dicoba situsMESIN versi mobile. Selamat menikmati suguhan terbaik kami hanya untuk Anda...

 

 

 

Menjelang tengah malam hari Kamis tanggal 23 Juni 2011 tim IT kami akhirnya merilis situsMESIN.com versi terbaru. Ini adalah versi ketiga yang dirilis sejak kami hadir di dunia bisnis online pada tanggal 01 Oktober 2007. Versi kedua dirilis kurang lebih setahun kemudian pada tahun 2008. Kemudian baru di pertengahan tahun 2011 ini kami merilis versi yang ketiga.

Cukup lama memang persiapan yang kami lakukan. Karena banyak hal baru yang ingin kami berikan kepada para pengunjung setia situsMESIN.com. Dan inilah hasilnya...

Selamat menikmati pengalaman baru menjelajah informasi tentang mesin agroindutri hanya di situsMESIN.com...

Hari ini, Sabtu tanggal 15 Januari 2011 kami mendapat kunjungan spesial dari seorang pengusaha muda dari Jakarta. Ya, beliau adalah owner BAKMI GILA yaitu Mas Hendry. Usianya cukup muda, baru 27 tahun. Kebetulan beliau datang bersama dengan istrinya. Kunjungan ke workshop kami telah direncanakan sepekan sebelumnya. Alhamdulillah, ternyata Mas Hendry yang alumni Teknik Industri Universitas Indonesia angkatan tahun 2000 ini orangnya asyik juga diajak ngobrol.

Awalnya beliau mengajak kami berdiskusi soal mesin-mesin pengolahan mie, mulai dari mesin pengaduk adonan, mesin pencetak mie, mesin pengering mie, mesin pencampur bumbu tepung, dll. Lama kelamaan diskusi berlanjut ke topik yang lebih menarik yaitu tentang entrepreneurship. Tanpa terasa diskusi berjalan selama hampir dua jam. Diskusi kami terasa hangat karena kami merasa senasib sepenanggungan. Sama-sama pernah memulai usaha dari kondisi yang serba sulit, serba pas-pasan, hanya modal OPTIMIS dan modal NEKAT akhirnya usaha ini bisa terus melaju hingga kini.

BAKMI GILA kini telah hadir di beberapa kota besar di Indonesia antara lain Aceh, Medan, Jakarta dan Surabaya. Pertumbuhannya cukup pesat. Seperti diakui oleh Mas Hendry dalam situs resminya salah satu kunci mengembangkan usahanya adalah prinsip pelan tapi pasti alias slow but sure. Inilah aliran alamiah yang ingin terus diikuti oleh Mas Hendry beserta timnya. Berbagai penghargaan bergengsi tingkat nasional telah diraih oleh Mas Hendry menjadi modal tersendiri dalam mengembangkan kepercayaan diri dan usahanya.

Akhirnya, kami berharap semoga pertemuan ini menjadi inspirasi bagi para pengusaha muda Indonesia untuk terus berkarya. Membuktikan diri bahwa para pemuda BISA sukses menjadi pengusaha sukses dan menjadi tuan rumah di negerinya sendiri.

Salam SUKSES Selalu... Go Young Entrepreneur Indonesia... Go...

Hari Selasa tanggal 12 Oktober 2010 yang lalu kami mendapat kunjungan spesial dari salah satu customer kami dari Jakarta. Seperti biasanya, sebelum bertemu kami janjian dulu via telepon beberapa hari sebelum kunjungan. Biasanya kami langsung mempersilahkan untuk meninjau langsung workshop kami di Jl. Raya Dermo No. 13. Lokasi workshop kami cukup strategis karena dekat dengan terminal Landungsari dan Taman Rekreasi Sengkaling. Sehingga biasanya cukup mudah customer kami menemukannya.

Singkat cerita, kunjungan diawali dengan penjelasan mesin yang dibutuhkan oleh customer. Waktu itu kami langsung menjelaskan tentang cara kerja Mesin Vacuum Frying karena pada saat janjian via telepon beliau menanyakan tentang mesin produksi keripik buah ini. Kebetulan saat itu ada beberapa mesin vacuum frying yang telah selesai diproduksi dan akan segera dikirim salah satunya ke University of Agriculture, Nigeria.

Pada saat yang sama kami juga sekalian menjelaskan cara kerja mesin lainnya karena kebetulan tim workshop kami juga sedang mengerjakan beberapa mesin lainnya antara lain spray dryer, evaporator vakum, mesin pasteurisasi, mesin pengaduk serbaguna, mesin pengering model rak, mesin es krim dan beberapa mesin lainnya. Penjelasan berjalan lancar disertai dengan diskusi ringan tentang keteknikan. Kesimpulan kami beliau ini paham betul tentang dunia teknik.

Setelah itu kami berdiskusi panjang lebar tentang pemasaran, keteknikan dan bisnis makanan pada umumnya. Nah, setelah bertukar kartu nama kami baru tahu bahwa beliau adalah Director PT Santos Jaya Abadi produsen Kopi Kapal Api yang terkenal itu. Sungguh di luar dugaan, ternyata dibalik penampilan yang kalem dan low profile itu Pak Paulus, demikian kami memanggilnya, lengkapnya Dipl. Ing. Paulus I. Nugroho ternyata adalah seorang pemimpin sebuah perusahaan besar terkemuka di Indonesia. Tanpa segan beliau mengunjungi perusahaan kami yang notabene masih skala UKM ini.

Ketika berkunjung ke workshop kami, terlihat betul kesungguhan beliau memperhatikan kinerja kami sekaligus memberikan saran dan masukan untuk perbaikan di masa depan. Beliau memiliki concern atau kepedulian yang besar terhadap pengembangan bisnis UKM untuk kemajuan bangsa Indonesia. Harapan kami semoga kesuksesan perusahaan besar nasional ini bisa ditularkan kepada perusahaan kecil seperti kami dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan.

Semoga terlaksana...

Page 1 of 15

Member Area

 

Penulis

Komentar Terbaru